biru

Selasa, 08 Desember 2015

Cerita "Anakku Tak Meganggapku"

Anakku Tak Meganggapku

Tiba-tiba orang itu berteriak-teriak. Lalu masuk ke ruang tempat kami kuliah. Pakaiannya compang camping. Kami bingung siapa dia. Lalu dia menghampiri salah satu mahasiswa.
"nak, bapakmu nak." ujarnya lirih sambil menekankan setiap ucapannya
"Anda siapa saya tidak mengenal anda." Maria memasang wajah bingungnya dan menatap jijik seorang ibu yang sedang berada dihadapannya.
Perkuliahan pun terhenti sejenak. Bu Wira, selaku dosen mata kuliah Biologi ikut bingung. Sementara ibu tadi menangis lirih.
" Ayo nak, Bapakmu ditabrak orang" kata ibu itu sambil menangis seraya menariktangan Maria.
"Anda itu siapa? jangan pegang-pegang saya" Maria menarik tanganny yang dipegang ibu tersebut. 
Bu Wira mencoba menghampiri seorang ibu dan Maria
" Bu, maaf ya kami sedang kuliah. Saya mohon ibu agar tidak menggangu kami dulu. kalau ada masalah silahkan dibicaraakan diluar" Bu Wira mencoba menengahi pertikaian ini.
"Ayo sini ikut ibu keluar" Ibu itu menarik keras tangan Maria.
"Enggak mau, Aku enggak kenal sama kamu. Mending kamu pergi aja deh" Maria tetap menggubris dan seraya mengusirnya.
"Astagfirullah Maria. dasar anak durhaka kamu. Ini ibu kamu" ibu itu pun mulai naik darah mendengar perkataan Maria yang katanya anaknya tadi.
Semua teman-teman Maria terkejut dan mulai berbisik-bisik satu sama lain. Ini membuat maria menjadi malu dan kesal kepada ibunya.
"Aku enggak punya ibu kayak kamu ya, jadi jangan sembarangan kalo ngomong" 
"Ya allah nak, kamu sudah lupa kalau ibu yang melahirkan kamu, yang merawat kamu, membesarkan kamu hingga kamu bisa kuliah seperti sekarang." 
"Jangan ngarang deh ya, lebih baik kamu pergi aja dari sini. Ibu aku itu oang kaya enggak seprti kamu miskin, gembel, dekil lagi"
"Maria tega-teganya kamu nak" Ibu itu benar-benar kesal dan marah kepada maria
Ibu itupun berdo'a "Ya Allah sadarkan lah anak hamba Ya Allah. Aku tidak tahan dengan anak ini ya allah. Engkau apakan dia terserah Ya Allah"
"hahaha Lo ngomong apa sih, yang kayak gitu mana ada jaman sekarang mah" ia terkekeh mendengang ucapan ibunya tadi.



to be continue

Author : MaoMau115009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar