Masuk Ke Rumah Tua
Karya : Mufidah
Pada suatu hari kiran,Aura,Vira,Denyar,dan Rara liburan ke puncak . Dan di puncak mereka
kerumah Bibinya Vira. Karena merasa bosan mereka jalan-jalan tanpa sengaja mereka
melihat sebuah rumah tua dan mereka mencoba masuk kedalam rumah tua karena
tidak ada penghuninya.
“ Teman-teman kenapa kita masuk kerumah tua ini, Rumah
ini kan menyeramkan aku takut tau .“ kata Kiran dan Aura.
“ Udah jangan takut disini kamu tidak sendirian juga kan.”
Sambil berjalan dirumah tua tersebut mengikuti Vira,Denyar,Rara.
Ternyata teman-teman mereka yang ada rumah tua kaget
melihat Kiran dan Aura tidak ada bersama mereka bertiga
”Denyar,Rara. Apakah kalian ada melihat Kiran dan Aura .”
“Tidak ada,aku
juga tidak melihatnya.” kata Denyar dan Rara.
“Kita harus cari mereka.”
“Vira, tapi kita kemana cari Kiran dan Aura”kata Rara.
“Ya sudah kita cari mereka disekitar sini dulu ”
Mereka mencari sambil
memanggil-manggil nama Kiran dan Aura. Setelah berkeliling rumah tua itu
ternyata Vira, Denyar, dan Rara belum menemukan Kiran dan Aura. Dan mereka
bertiga berusaha mencari diluar Rumah dan tidak menemukan Kiran dan Aura.
“Jangan-jangan Kiran dan Aura diculik waktu
kita ke rumah itu” ujar Rara
Tidak
lama kemudian mereka bertiga melihat sosok dua orang berada pojok sudut rumah
itu, mereka penasaran, dengan langkah takut dan kaki bergetar, perlahan mereka
menghampiri sosok tesebut.
“Siapa itu?” Vira mencoba untuk
berkomunikasi, walaupun rasa takutnya tak bisa dipungkiri lagi.
“Jangan sakiti aku, kumohon, jangaaan”
Vira, Denyar dan Rara terkejut mendengar teriakan ketakutan dari sosok tersebut.
“Kiran, Aura. Akhirnya ketemu juga. Kalian
kemana saja? Kami semua khawatir.”
“Aku tadi barusan terpisah dengan kalian ”
“ Tapi kamu tidak apa-apa kan.“
“ Iya, aku tidak apa-apa.”
Setelah
beberapa menit Denyar melihat ada orang yang lewat dan dia langsung merinding dan
dia langsung ketakutan “ Aaaa ada setan “ teman-temannya langsung kaget mendengar
teriakan Denyar.
“ Mana setannya Denyar “
“ Di sana “ sambil dia mengarahkan
tangannya kesamping.
“ Tidak ada apa-apa di sana, Ngagetin aja
kamu.” Kata Aura.
“ Tapi tadi aku liat ada orang yang lewat.”
“ Jangan-jangan rumah ini rumah yang berhantu.”
Kata Rara.
Ternyata
Kiran juga melihat sosok seorang wanita berambut panjang. Dan dia terdiam
melihat penampakan tersebut sambil berkata di dalam hatinya “ Astagfirullah “
padahal dia sedang ketakutan melihat orang itu. Setelah dia melihat orang itu,
orang itu langsung hilang dengan sendirinya.
Setelah mau keluar
ternyata pintu rumah itu tertutup dengan sendirinya dan Kiran, Aura, Vira,
Denyar, dan Rara terjebak dirumah itu .
“ Terus bagaimana kita keluar dari rumah
ini, aku kan takut kalau lama-lama berada dirumah ini “ kata Kiran dan Denyar .
“ Sabar, kita tunggu aja dulu siapa tahu
pintunya bisa dibuka nanti “
Sudah
2 jam mereka menunggu ternyata pintu rumahnya belum juga terbuka. Mereka pun
mencoba berteriak seperti “ Tolong-tolong dengan siapa saja selamatin kita dari
rumah tua ini “ ternyata tidak ada orang yang mendengar teriakan mereka .
Hari
sudah malam dan di dalam rumah itu penuh gelap dan tidak ada lampu tapi untung
Aura bawa senter. Waktu menyalakan senter mereka berlima di hampiri seseorang
yang berambut panjang dan langsung berteriak “AAAAaaaaaaaa “. Pintu itu bisa
terbuka dengan sendirinya dan Kiran, Aura, Vira, Denyar, dan Rara sambil
belari-lari keluar dari rumah hantu itu dan stop di jalan.
“ Akhirnya kita bisa keluar juga dari rumah
itu. “ kata Kiran.
“ Iya, tidak terasa hari sudah malam, lebih
baik kita pulang saja. “ Kata Rara.
“ Pulang, tapi kan rumah Bibinya Vira kan
sangat jauh “
“ Di dekat sini ada rumah Nenek ku, Lebih
baik kita beristirahat di rumah nenek ku saja “
“Yuk, tapi rumah nenek mu di mana “
“ Dari sini lurus saja baru belok kiri nah
di situ rumah nya “
Sesampai
di rumah nenek Rara mereka langsung beristirahat. Hari sudah pagi Kiran, Aura,
Vira, Denyar, dan Rara bersiap ke rumah bibinya Vira.perjalanan ke rumah
bibinya Vira sudah hampir 1 jam .
“ Aku cape, lebih baik kita istirahat dulu.
“ Kata Aura.
“ Ya, sudah kita istirahat di sini saja.”
Kata Vira.
Setelah beristirahat
lebih dari 30 menit mereka langsung menuju rumah bibinya Vira. Tidak lama lagi
mereka sampai juga kerumah bibinya Vira . Dan akhirnya sampai juga di rumah
bibinya Vira.
“
Vira kamu kemana saja ? bibi sangat khawatir dengan kamu.”
“
Waktu Vira jalan-jalan bersama teman-teman Vira melihat sebuah rumah tua dan
Vira merasa penasaran lalu Vira masuk ke dalam rumah tua itu.“
“
Ya allah, Vira. untung saja kamu tidak kenapa-napa masuk ke rumah itu.”
Vira bersama teman-temannya
merasa senang karena bisa kembali ke rumah bibinya dan bisa berkumpul lagi
bersama teman-teman dan bibinya.
TAMAT